Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Husni, menyatakan calon jemaah haji asal daerah terdampak musibah di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, tetap menunjukkan komitmen tinggi untuk menunaikan ibadah haji dengan melakukan pelunasan biaya haji tepat waktu.
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (21/2/2026), berdasarkan laporan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
“Berdasarkan laporan dari Kakanwil Sumut, justru di daerah-daerah yang tertimpa musibah, pelunasan haji berjalan cukup baik. Jadi bukan daerah terdampak musibah yang mengalami kendala pelunasan,” ujar Husni kepada reportasebisnis.com usai pertemuan.
Ia menjelaskan, sebagian kecil calon jemaah haji yang belum melakukan pelunasan justru berasal dari wilayah lain, seperti di Kabupaten Tapanuli Selatan, dan bukan disebabkan oleh faktor ekonomi.
“Yang belum melakukan pelunasan itu bukan karena masalah keuangan, tetapi lebih pada faktor kesehatan dan ada juga yang menunggu kerabatnya untuk berangkat bersama,” jelasnya.
Husni menambahkan, secara umum biaya pelunasan haji di Sumatra Utara tahun 2026 relatif terjangkau dibandingkan provinsi lain di Indonesia.
“Sumatra Utara termasuk yang paling murah dalam pelunasan haji tahun 2026, sekitar Rp18 jutaan. Ini tentu membantu meringankan beban calon jemaah,” katanya.
Bantuan dan Perhatian bagi Jemaah Terdampak Musibah
Untuk diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama dan pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada calon jemaah haji dari wilayah terdampak bencana, termasuk di Kabupaten Tapanuli Tengah. Bentuk dukungan tersebut antara lain melalui pendampingan administrasi, prioritas layanan kesehatan, serta memastikan proses pelunasan dan keberangkatan tetap berjalan sesuai jadwal.
Selain itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus melakukan pemulihan pascabencana, sehingga calon jemaah haji tetap dapat mempersiapkan keberangkatan dengan baik tanpa terganggu kondisi sosial dan ekonomi.
Komisi VIII DPR RI, lanjut Husni, akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan seluruh calon jemaah haji, termasuk yang berasal dari daerah terdampak musibah, mendapatkan pelayanan optimal.
“Kita melihat semangat masyarakat untuk tetap berangkat haji sangat tinggi, bahkan di daerah yang terdampak musibah. Ini menunjukkan kesiapan dan komitmen mereka, dan pemerintah harus memastikan seluruh proses berjalan lancar,” pungkas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
