Site icon Reportase Bisnis

Komisi V Dukung Tambah Anggaran Basarnas Demi Tingkatkan Kapasitas Misi Penyelamatan

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras/Ist

Komisi V DPR RI mendukung upaya pemerintah menambah anggaran Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk memperkuat kapasitas pencarian dan pertolongan, terutama saat menghadapi kondisi darurat dan bencana yang sulit diprediksi. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras mengatakan kebijakan ini tidak hanya untuk menunjang operasional Basarnas, tetapi juga memenuhi kebutuhan peralatan pencarian dan pertolongan.

Menurutnya, kelengkapan, kelayakan, sekaligus kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting demi memastikan misi penyelamatan berjalan optimal.

“Kita sangat mendukung bagaimana agar Basarnas bisa mendapatkan penambahan anggaran. Kita memahami bahwa saat ini kita tidak dapat mengetahui berapa kebutuhan atau berapa kejadian yang harus menggunakan Basarnas, terutama bencana-bencana yang selama ini tidak pernah kita kira kapan datangnya dan di mana kejadiannya,” ujar Andi Iwan kepada reportasebisnis.com di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Ia menilai keterbatasan peralatan bisa memengaruhi kemampuan Basarnas dalam merespons situasi darurat secara cepat. Karena itu, penguatan sarana seperti helikopter, kapal pencarian dan pertolongan, serta teknologi pendukung perlu menjadi perhatian dalam pengalokasian anggaran.

“Dukungan anggaran untuk Basarnas ini sangat dibutuhkan, bukan saja untuk operasional mereka, tetapi juga kebutuhan peralatan, terutama peralatan untuk rescue dan pencarian. Kalau ada keterbatasan peralatan, tentu akan membuat Basarnas tidak memiliki kemampuan yang maksimal dalam melakukan tugas utamanya, yaitu pencarian dan pertolongan,” katanya.

Andi Iwan juga mengatakan, Komisi V DPR RI selama beberapa tahun terakhir telah memberikan dukungan terhadap penguatan anggaran Basarnas. Namun, ia menyebut kebutuhan operasional hingga akhir tahun 2026 masih perlu diperhatikan, sekaligus mendorong peningkatan anggaran pada tahun 2027.

“Keinginan Presiden untuk menambahkan anggaran ini sangat kami dukung. Untuk tahun 2026, kita mengetahui bahwa anggaran Basarnas juga sudah tidak mencukupi. Sementara masih ada beberapa bulan untuk tahun 2026 ini,”paparnya.

Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini berharap Kementerian Keuangan dapat mengalokasikan tambahan anggaran bagi Basarnas hingga akhir tahun 2026 dan meningkatkan alokasi pada tahun 2027, khususnya untuk pemenuhan peralatan teknis.

Baginya, penguatan anggaran dan peralatan sangat penting karena operasi pencarian dan pertolongan berpacu dengan waktu atau golden time. Kecepatan respons menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan peluang keselamatan korban.

Ia mencontohkan, korban yang berada di tengah laut dalam waktu lama akan menghadapi risiko keselamatan yang semakin besar. Dalam kondisi tersebut, dukungan peralatan yang memadai dapat membantu mempercepat proses pencarian dan pertolongan.

“Kalau didukung dengan peralatan yang baik, baik itu helikopter, kapal-kapal pencarian dan pertolongan, maupun teknologi tertentu, itu bisa mengejar golden time tersebut. Kita ingin keselamatan dan penyelamatan dapat dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.

Exit mobile version